KONTRIBUSI TENAGA WANITA TERHADAP KESEJAHTERAAN KELUARGA PETANI KARET (STUDI KASUS DI KEBUN PERCOBAAN BALAI PENELITIAN SEMBAWA, KABUPATEN BANYUASIN, SUMATERA SELATAN)

Iman Satra Nugraha, Aprizal Alamsyah, Martini Aji

Abstract


Harga karet yang tidak stabil berdampak kepada pendapatan keluarga petani karet. Oleh karena itu, upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga diperlukan sumber pendapatan lain, salah satunya dengan memberdayakan tenaga kerja wanita untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur besarnya kontribusi penyadap wanita terhadap tingkat kesejahteraan keluarga petani karet berdasarkan tingkat pendapatan serta kualitas sadapan yang dihasilkan. Metode penelitian ini menggunakan analisis kualitatif. Pemilihan lokasi dan sampel dilakukan secara purposive dengan pertimbangan lokasi tersebut terdapat penyadap wanita. Data yang digunakan merupakan data primer dan sekunder. Berdasarkan hasil penelitian dapat dijelaskan bahwa penyadap wanita memiliki kontribusi terhadap pendapatan keluarga tani karet sebesar 53%. Curahan tenaga kerja wanita untuk menyadap karet sebesar 31%, bekerja selain menyadap sebesar 9%. Produktivitas tenaga kerja wanita tergolong lebih rendah dibandingkan penyadap laki-laki. Hal tersebut dapat dilihat dari perolehan premi dan produksi yang dihasilkan. Namun, kualitas sadapan yang dihasilkan para penyadap wanita tergolong baik, hal tersebut dapat dilihat dari kedalaman penyadapan dan konsumsi kulit.


Keywords


penyadap wanita, penyadapan, kualitas sadap, pendapatan

Full Text:

PDF

References


Afrida, D. B. (2003). Ekonomi Sumber Daya Manusia. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Atmosoeprapto, K. (2000). Menuju Sumber Daya Manusia Berdaya. Jakarta: Elex Mdia Komputindo.

Balai, P. S. (2013). Pedoman Perhitungan Premi. Palembang: Balai Penelitian Sembawa.

Ditjenbun. (2016). Statistik Perkebunan Karet Indonesia 2015-2017. Jakarta: Direktorat Jendral Perkebunan.

Elizabeth, R. (2008). Peran Ganda Wanita Tani dalam Mencapai Ketahanan Pangan Rumah Tangga di Pedesaan. Ilmu Pengetahuan Tanaman Pangan , 59-68.

Emo-Ikerdah, E. E., Balogun, F. E., Giroh, D. Y., & Miseke, S. C. (2011). Promoting Women Participation in Natural Rubber Production as an Economic Imperative in Achieving the Millennium Development Goals (MDGS) in Nigeria. Dipetik April 19, 2016, dari http://www.sciencepub.nt/rural

Fauzi, I. R., Syarifa, L. F., Herlinawati, E., & N, S. (2014). Keragaan Sistem Premi Penyadapapan di Beberapa Perusahaan Perkebunan Karet. Penelitian Karet , 157-180.

Giroh, D. Y., Balogun, F. E., & Idokogi, E. I. (2008). A Comparative Productivity Analysis of Male and Female Rubber Tappersin The Traditional Rubber Belt of Nigeria. Journal of Research in Agriculture , 29-32.

Hafsah, F. M., Violetta, P. C., & Pratama, C. (2014). Analisis Pendapatan dan Tingkat Kesejahteraan Petani Karet Perkebunan Plasma Desa Hijau Kecamatan Pangkalan Banteng Kabupaten Waringin Barat Kalimantan Tengah. Bogor: Institute Pertanian Bogor.

Handayani. (2009). Analisis Pendapatan Keluarga Pada Produksi Tanaman Karet Terhadap Pendapatan petani. Jakarta: Unswagati.

Kuswanhadi, & Herlinawati, E. (2012). Saptabina Usahatani Karet Rakyat Edisi Khusus. Sumatera Selatan: Balai Penelitian Sembawa.

Listyorini, B. D. (2012). Analisis Curahan Waktu Tenaga Kerja Laki-Laki Penyadap Karet di Afdeling Polokarto PTPN IX Kebun Batujamus/Kerjoarum. Universitas Sebelas Maret.

Munawaroh, M., Wahyuningsih, S., & Awami, S. N. (2013). Kontribusi Buruh Wanita Penyadap Karet Terhadap Pendapatan Keluarga (Studi Kasus di PTPN IX Kebun Balong/Beji-Kalitelo Afdeling Ngandong Kabupaten Jepara). Jurnal Mediagro , 36-45.

Purwanti, R. (2007). Pendapatan Petani Dataran Tinggi Sub DAS Malino. Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan , 257-269.

Rosalina. (2013). Analisis Pendapatan Petani Karet di Kecamatan Suti Semarang Kabupaten Bengkayang. Dipetik Maret 31, 2016, dari http://jurnal.untan.ac.id/index.php/jcc/articlle/view/2276/0

Siagian, N., & Siregar, T. H. (2011). Pemeriksaan Kualitas Sadap Untuk Mendukung Produktivitas yang Tinggi dan Berkelanjutan. Warta Perkaretan , 34-43.

Soetriono, Soetriono, Amik, S., & Rijanto. (2013). Pengantar Ilmu Pertanian. Jember: Bayumedia.

Sumarsono, S. (2013). Ekonomi Manajemen Sumber Daya Manusia dan Ketenaga kerjaan. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Suwita, D. (2011). Analisis Pendapatan Petani karet (Studi Kasus di Desa Dusun Curup Kecamatan Air Besi Kabupaten Bengkulu Utara). Bengkulu: Universitas Bengkulu.

Ushadevi, T. V., & Jayachandran, V. N. (2001). Sosial-Economic Profile of Rubber Tappers in The Smallholding Sector A Study at Kanjirappally Panchayat. Kerala: Kerala Research Programme on Local Level Dvelopment.




DOI: https://doi.org/10.22302/ppk.wp.v37i2.583

Refbacks




Creative Commons License
Warta Perkaretan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejournal.puslitkaret.co.id/index.php/wartaperkaretan.
View My Stats