PENILAIAN KEBERLANJUTAN USAHATANI KARET RAKYAT MENGGUNAKAN COMPOSITE PERFORMANCE INDEX DI DESA RETOK KABUPATEN KUBU RAYA

Authors

  • dini dini Universitas Tanjungpura Pontianak
  • Imelda Imelda
  • Anita Suharyani

DOI:

https://doi.org/10.22302/ppk.wp.v45i1.1237

Keywords:

keberlanjutan, usaha tani karet

Abstract

Desa Retok, Kecamatan Kuala Mandor B, Kabupaten Kubu Raya merupakan salah satu sentra perkebunan karet rakyat di Kalimantan Barat yang berperan penting dalam perekonomian masyarakat. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, usahatani karet di wilayah ini menghadapi berbagai tantangan, seperti fluktuasi harga karet, penuaan tanaman, serta alih fungsi lahan ke komoditas lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keberlanjutan usahatani karet di Desa Retok secara multidimensi. Analisis dilakukan menggunakan metode Composite Performance Index (CPI) yang mencakup dimensi ekonomi, ekologi, sosial, kelembagaan, dan teknologi. Data diperoleh melalui wawancara dengan petani karet dan dianalisis menggunakan transformasi Methode of Successive Interval (MSI) serta perhitungan indeks komposit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberlanjutan usahatani karet rakyat di Desa Retok berada pada kategori sedang. Dimensi sosial menjadi kekuatan utama, ditunjukan oleh dominasi petani usia produktif serta peran jaringan pemasaran dalam mendukung penjualan hasil karet. Sebaliknya, dimensi kelembagaan dan ekologi masih menjadi aspek yang paling lemah, terutama terkait minimnya peran kelompok tani, penyuluhan pertanian, serta dominasi tanaman karet berumur tua. Oleh karena itu, upaya penguatan kelembagaan petani, peremajaan tanaman karet, dan penerapan teknologi budidaya yang lebih baik diperlukan untuk menjaga keberlanjutan usahatani karet rakyat di Desa Retok.

References

BPS Kubu Raya. (2024). Statistik Daerah Kabupaten Kubu Raya 2024. Sustainability (Switzerland),11(1),1–14. http://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_Sistem_Pembetungan_Terpusat_Strategi_Melestari.

Ikhsan, M., Adhi, A. K., Kamper, J., Level, W., & Ipb, K. (2024). Keberlanjutan perkebunan karet rakyat di provinsi riau 1,2,3). 12(2), 259–273.

Indalis, Bamba;, Yeni, R., & Kusumawaty. (2021). Strategi Pengembangan Usahatani Karet Di Kabupaten Kuantan Singingi. Jurnal Agribisnis, 23(1), 43–56. http://journal.unilak.ac.id/index.php/agr/article/view/5444.

Kementerian Pertanian. (2014). Pedoman Budidaya Karet (Hevea Brasiliensis) Yang Baik. In Jurnal Peraturan Menteri Pertanian Indonesia (Vol. 12, Issue 16). http://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/18231%0Ahttp://repository.pertanian.go.id/bitstream/handle/123456789/18231.

Latif, A., Ilsan, M., & Rosada, I. (2022). Hubungan Peran Penyuluh Pertanian terhadap Produktivitas Petani Padi. Wiratani: Jurnal Ilmiah Agribisnis, 5(1), 11. https://doi.org/10.33096/wiratani.v5i1.91.

Mamat, H. S. (2017). Analisis Keberkelanjutan Usahatani Tanaman Karet Di Lahan Gambut Terdegradasi: Studi Kasus Di Kalimantan Tengah / Analysis of The Sustainablility of Rubber Plantations Farming System in Degraded Peatland: A Case Study in Central Kalimantan. Jurnal Penelitian Tanaman Industri, 22(3), 115. https://doi.org/10.21082/littri.v22n3.2016.115-124.

Ditjenbun. (2023). Statistik Perkebunan Jilid I 2022-2024. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 5–24. http://repo.iain-tulungagung.ac.id/5510/5/BAB 2.pdf.

Nojin, V., Suyatno, A., & Kurniati, D. (2024). Keberlanjutan Perkebunan Karet Rakyat Di Kecamatan Sekadau Hulu Kabupaten Sekadau. Jurnal Dinamika Sosial Ekonomi Vol. 25 No. 2, 25(2), 150–161.

Novanda, R. R. (2020). Pengaruh Kelembagaan, Pembiayaan, dan Kemandirian terhadap Kewirausahaan Petani Padi metode Hazton di Kabupaten Menpawah Kalimantan Barat. Agriecobis : Journal of Agricultural Socioeconomics and Business, 2(2), 67. https://doi.org/10.22219/agriecobis.vol2.no2.67-75.

Munasinghe, M. (2004). Sustainomics : A Transdisciplinary Framework for Making Development More International Society for Ecological Economics Internet Encyclopaedia of Ecological Economics Sustainomics : A Trans-disciplinary Framework for Making Development More Sustainable. December.

Nugroho, P. A. (2019). Pengolahan Tanah Dalam Penyiapan Lahan Untuk Tanaman Karet Soil Tillage in Land Clearing for Rubber Plantation. Perspektif, 17(2), 129. https://doi.org/10.21082/psp.v17n2.2018.129-138.

Pratiwi, A., & Moeis, J. P. (2022). Sustainable Farming: Respons Petani Tanaman Pangan terhadap Kepemilikan Lahan Pertanian. Jurnal Ekonomi Dan Pembangunan Indonesia, 22(1), 43–71. https://doi.org/10.21002/jepi.2022.04.

Rouf, A., Nugrahani, M. O., Aji, Y. B. S., Wibowo, S. A., Widyasari, T., & Tistama, R. (2024). Manajemen Penyadapan Tanaman Karet Untuk Mengatasi Kelangkaan Tenaga Penyadap. Warta Perkaretan, 42(1), 11–24. https://doi.org/10.22302/ppk.wp.v42i1.914.

Sari, M., Kurniati, D., & Maswadi, M. (2022). Keberlanjutan Perkebunan Karet Rakyat Di Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat. Jurnal Agrica, 15(2), 155–168. https://doi.org/10.31289/agrica.v15i2.6471.

Sasmi, M., Agustar, A., Syarfi, I. W., & Hasnah, H. (2023). Dinamika Ekonomi Petani Karet. JAS (Jurnal Agri Sains), 7(1), 32–47. https://doi.org/10.36355/jas.v7i1.1009.

Sofiani, I. H., Ulfiah, K., & Fitriyanie, L. (2018). Budidaya Tanaman Karet (Hevea brasiliensis) di Indonesia dan Kajian Ekonominya. Jurnal Agroteknologi, 2(90336), 1–23.

Downloads

Published

2026-06-26

How to Cite

dini, dini, Imelda, I., & Suharyani, A. (2026). PENILAIAN KEBERLANJUTAN USAHATANI KARET RAKYAT MENGGUNAKAN COMPOSITE PERFORMANCE INDEX DI DESA RETOK KABUPATEN KUBU RAYA. Warta Perkaretan, 45(1), 47–60. https://doi.org/10.22302/ppk.wp.v45i1.1237

Issue

Section

Original Research Article