ANALISIS EKONOMI MODEL PERGILIRAN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT KE PERKEBUNAN KARET DENGAN MENERAPKAN BEBERAPA SIMULASI PERIODE PENYADAPAN KARET DIPERSINGKAT
DOI:
https://doi.org/10.22302/ppk.wp.v45i1.1239Keywords:
pergiliran kelapa sawit - karet, ganoderma boninense, kelayakan finansial, periode penyadapanAbstract
Penyakit busuk pangkal batang (BPB) yang disebabkan oleh jamur Ganoderma boninense merupakan ancaman serius bagi keberlanjutan perkebunan kelapa sawit Indonesia. Sebagai strategi preventif, pergiliran tanaman (crop rotation) dengan karet berpotensi memutus siklus penyakit. Namun, implementasinya terkendala oleh siklus investasi karet yang panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan ekonomi model pergiliran sawit-karet dengan menerapkan periode penyadapan karet yang dipersingkat. Analisis dilakukan melalui simulasi delapan skenario yang memvariasikan frekuensi sadap (d3 dan d4), model tataguna panel (sadap atas dan konvensional), serta populasi tanaman (550 dan 600 pohon/ha), dengan siklus produksi 12 tahun. Kelayakan finansial dievaluasi menggunakan parameter Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Gross Benefit/Cost (B/C) Ratio, dan Payback Period (PBP). Hasil menunjukkan bahwa semua skenario layak secara finansial. Kombinasi frekuensi sadap d3 dengan sistem sadap arah atas (Simulasi 5-8) menghasilkan performa terbaik, dengan produktivitas karet 23.581–25.003 kg/ha/siklus, pendapatan tahunan Rp63–67 juta/ha, serta parameter finansial unggul (NPV Rp23,8–38,2 miliar; IRR 14,6–17,8%; B/C Ratio 1,79–1,93; PBP 10,1–11,6 tahun). Model tataguna panel dan frekuensi sadap berpengaruh signifikan terhadap hasil, sementara variasi populasi tanaman tidak. Disimpulkan bahwa model pergiliran dengan periode penyadapan singkat yang mengoptimalkan frekuensi d3 dan teknik sadap arah atas tidak hanya layak dan menarik secara investasi, tetapi juga berpotensi sebagai strategi break crop yang efektif untuk mengendalikan Ganoderma.
References
Andriyani D.S., Tahir M., Kusumastuti A. 2020. Perbandingan Respons Dan Produksi Tanaman Karet (Hevea brasilliensis)Klon Pb 260 dan RRIC 100 terhadap Aplikasi Stimulan. Agritop, 18(2): 202 – 208. DOI: 10.32528/agritrop.v18i2.3787.
Ashari U. 2022. Kelayakan Finansial Pengembangan Usaha Mikro Berbasis Komoditi Lokal. Agribisnis Forum, 12(1): 12 - 22.
Balai Penelitian Sungei Putih. 2008. Pengenalan Klon-Klon Karet. Pusat Penelitian Karet: 40 hal.
Burgess, P. J., & Rosati, A. 2018. Advances in European agroforestry: results from the AGFORWARD project. Agroforestry Systems, 92, 801-810.
du Toit, B., Smith, C. W., & Little, K. M. 2010. Intensive silviculture. In: B. du Toit, C. W. Smith, & K. M. Little (Eds.), Eucalypt plantations: management, soil and water issues (pp. 1-32). Natal Publishers.
Fitriani L.B., Widodo. 2022. Penekanan Sumber Inokulum Rigidorus microporus dengan Solarisasi Tanah dan Penambahan Bahan Organik. J. Fitopatologi Indonesia, 18(3) : 107-114.
IRRDB. 2024. Report: Secretary General IRRDB in International Rubber Conference. Yogyakarta, 12 October 2024.
Jahan S., Haider M., Rahman M. Misbahuddin M., Mondal G.K. 2011. Evaluation of rubber wood (Hevea brasiliensis) as a pulping and papermaking raw materials. Nordic Pulp and Paper Research Journal, 26(31): 258 -263.
Killmann, W., & Hong, L. T. 2000. Rubberwood – The Success of an Agricultural By-product. Unasylva, FAO, 51(200): 66-72.
Kleinschmit, D., Art B., Giurca A., Mustalahti I., Sergent A. Pulzl H. 2017. Environmental concerns in political bioeconomy discourses. International Forestry Review, 19(1): 1 – 15. https://doi.org/10.1505/146554817822407420.
Kusdiana APJ., Sinaga M., Tondok E.T. 2021. The Effect of Rubber Clones on Epidemic of Pestalotiopsis Leaf Fall Disease. Warta Perkaretan 2021, 40 (1): 41-52.
Lasminingsih M. 2006. Produktivitas Klon-Klon Karet Anjuran. Leaflet. Balai Penelitian Sembawa.
Lock P., Legg P, Whittle, Black S. 2021. Global Outlook for Wood Markets to 2030: Projections of future production, consumption and trade balance. Research Report. Australian Bureau of Agricultural and Resource Economics and Sciences. 68 pages.
Malik, A.I., Bell, R., Zang, H. 2025. Exploring the plant and soil mechanisms by which crop rotations benefit farming systems. Plant Soil, 507 :1–9.
Parasayu K.S. 2015. Pengaruh Sifat Fisik Tanah Terahdap Jamur Akar Putih (Regidoporus microporus) pada Tanaman Karet (Hevea brasiliensis). Skripsi. Fakultas Pertanian. Universitas Brawijaya.
Pusat Penelitian Karet. 2024. Laporan Kajian Turnaround Business Komoditi Karet dalm Upaya Peningkatan Produktivitas Tanaman Karet Berkelanjutan di PT Perkebunan Nusantara IV. Sembawa.
Rahayu M.S., Lubis L., Oemry S. 2017. Distribusi Peta Awak seranganPenyakit Jamur Akar Putih (Rigidoporus microporus) pada beberapa Perkebuann Karet Rakyat di Kabupaten Asahan. J. Agroekoteknologi,5(1) : 131 – 137.
Rahmana B.A., Hayata, Hartawan R. 2024. Intensitas Serangan Jamur Ganoderma so Pada perkebunan Kelapa Sawit Laha Mineral dan Lahan Pasang Surut. Jurnal Media Pertanian, 9(2) : 148 – 154.
Sahuri S, Nugraha I.S., Nurmansyah. 2019. Optimasi Pemupukan Padi Gogo Sebagai Tanaman Sela Tanaman Karet Belum Menghasilkan.Warta Perkaretan,38(1): 23 -34.
Sahuri, Tistma R., Erdiansyah N., Prawoto A., Hartatri D.F.S. 2020. Diversifikasi Usaha Tani Kopi Kakao Berbasis Tanaman Karet Dengan Sistem Jarak Tanam Ganda. Pusat Penelitian Karet. 65 hal.
Sahuri. 2018. Uji Adaptasi Enam Klon Di Lahan Pasang Surut. Jurnal Litri, 24(2): 56 – 64.
Sahuri. 2020. Improvement The Growth and Yield of Rubber Through Rubber Based Intercropping System. Jurnal Penelitian Hutan Tanaman 17(1): 27-40. DOI: 10.20886/jpht.2020.17.1.27-40.
Saptabina Usaha Tani Karet Rakyat. Penerbit Balai Penelitian Karet Sembawa, Banyuasin Simatra Selatan: 128 pages.
Sayurandi. 2020. Evaluasi Perutmbuhan dan Produksi Karet beberapa Klon Introduksi di Wilayah Beriklim Basah. Agro Estate,4(1): 21 - 31.
Selim, M.M. 2019. A Review of Advantages, Disadvantages and Challenges of Crop Rotations. Egypt. J. Agron. Vol. 41(1): 1- 10.
Siagian N. 2006. Pembibitan dan Pengadaan bahan Tanam Karet Unggul. Buku Penerbit Balai Penelitian Karet Sungei Putih. Deliserdang Sumatra Utara : 96 pages.
Sipayung T. 2024. Diseminasi Policy Breif, Kebijakan Keamanan Perkebunan. PASPI. Kerugian Ekonomi Serangan Ganoderma Sawit dan Ancaman Masa Depan Industri Sawit Nasional. Palm Oil Agribusiness Stategy policy Intitute
Smit, H. (2016). The outlook for Rubber Prices and The Need for Appropriate Action. Disampaikan pada Global Rubber Conference 2016, 11-13 Oktober 2016, Krabi, Thailand.
Sumarmadji dan Junaidi. (2008). Perakitan sistem sadap EXPEX-315 pada klon quickstarter. Jurnal Penelitian Karet, 26(2), 153-165.
Sumarmadji, Rouf A., Aji Y.B.S., Widyasari T. 2017. Optimalisasi dan Penekanan Biaya Penyadapan dengan Sistem Sadap Intensitas Rendah. Warta Perkaretan, 36(1): 55 -75.
Susanto A., Prasetyo A.E., 2013. Metode Skrining Tanaman Kelapa Sawit Toleran Ganoderma.Warta PPKS, 18(30): 105 – 114.
Susanto A., Prasetyo A.E., Wening S. 2013a. Infection Rate of Ganoderma at Four Soil Texture Classes. J.Fitopatologi Indonesia, 9(2): 39 – 46. DOI: 10.14692/jfi.9.2.39
Susanto A., Prasetyo E., Wening S. 2013b. Laju Infeksi Ganoderma pada Empat Kelas Tesktur Tanah. Jurnal Fitopatologi Indonesia, 9(2): 39 – 46.
Syarifa L.F. Tistama. 2020. Analisis Kinerja dan Prospek Komoditas Karet. Radar dePlantation, 1(2):1-7.
Thirdyawati N.A., Suharjono, Yulianti T. 2013. Pengaruh Rotasi dan Agen Pengendali Hayati terhadap Nematoda Parasit Tanaman. Jurnal Biotropika, 1(5):2011 – 2015.
Tistama R, Syafaah A., Sahuri, Saputra J., Nugraha I.S. 2021. Aspek Teknis, Fisiologis, dan Ekonomis Berbagai Sistem Penyadapan Frekuensi Rendahuntuk Merespon Tingginya Biaya Penaydapandan Keangkaa Penyadap. J. Penelitian Karet, 29(1) ; 21 - 39.
Tistama R. 2024. Apakah Industri Karet Alam Indonesia Berkelanjutan Dapat Berkelanjutan?. Sebuah Ulasan. Warta Perkaretan, 43(1): 39 – 56.
Vachlepi A. 2019. Prospek Pemanfaatan Kayu Karet Sebagai Bahan Baku Pembuatan Pulp. Warta Perkaretan 38(1): 47 -60.
Van Noordwijk, M., Duguma, L. A., Dewi, S., Leimona, B., Catacutan, D. C., Lusiana, B., ... & Minang, P. A. 2022. Agroforestry as policy option for forest-zone agriculture: A step towards climate-smart landscape governance? In: Climate-Smart Landscapes: Multifunctionality in Practice (pp. 165-184). World Agroforestry (ICRAF).
Zou, Y., Liu, Z., Chen, Y., Wang, Y., Feng, S. 2024. Crop Rotation and Diversification in China: Enhancing Sustainable Agriculture and Resilience. Agriculture, 14(9): 1465.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Radite Tistama, Iman Satra Nugraha, Suroso Rahutomo, Cici Indriani Dalimunthe, Sahuri Sahuri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Submission of a original research or review articles in Warta Perkaretan implies that the submitted  manuscript has not been published in any scientific journal (except being part of the abstract, thesis, or report). The submitted manuscript also is not under consideration for publication elsewhere. All co-authors involve in the publication of the manuscript should give their approval. Once, the manuscript is accepted and then published in Warta Perkaretan, the Author(s) keep hold the copyright and retain publishing right without restrictions. Author(s) and Warta Perkaretan users are allowed to multiply the published manuscript as long as not for commercial purposes. The journal users are also permissible to share the published manuscript with an acknowledgement to the Author(s). The Editorial Boards suggest that the Authors should manage patent before publishing their new inventions.





