KOMBINASI SISTEM SADAP FREKUENSI RENDAH DAN PENGGUNAAN STIMULAN UNTUK OPTIMASI PRODUKSI DAN PENURUNAN BIAYA PENYADAPAN DI PANEL BO

Mudita Oktorina Nugrahani, Akhmad Rouf, Yoga Bagus Setya Aji, Titik Widyasari, Nofitri Dewi Rinojati

Abstract


Fluktuasi harga karet seringkali terjadi di bisnis perkebunan karet. Kondisi tersebut menjadi masalah apabila harga karet berada pada posisi rendah namun tidak diimbangi dengan kenaikan produksi dan penurunan biaya produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mencari solusi penurunan biaya penyadapan yang mampu meningkatkan produksi dan margin keuntungan dengan kombinasi sistem sadap terbaik. Upaya penurunan biaya produksi dilakukan melalui penerapan frekuensi sadap (d3, d4, d5 dan d6) dengan perbedaan konsentrasi stimulan (ET 2.5%, 3.0%, 4.0% dan 5.0%) disadap pada panel B0-2 secara SKB. Rancangan penelitian yang digunakan RAKL dengan 10 pohon dan diulang sebanyak 3 kali. Penelitian dilaksanakan mulai Oktober 2015 hingga Oktober 2016 di Kebun Batujamus, Afdeling Kedung Sumber, PTPN IX. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perolehan produksi pada penyadapan d3, penggunaan stimulan 2.5% (ET2.5%Ga.1.m/3) dan 4.0% (ET4.0%Ga.1.2w) memiliki capaian produktivitas lebih tinggi, masing-masing yaitu 1 505 kg/ha dan 1 478 kg/ha dibandingkan kontrol. Semakin rendah frekuensi sadap maka semakin rendah pula biaya penyadapan. Frekuensi sadap d6 merupakan sistem sadap yang paling rendah biayanya dan mampu menurunkan biaya 58-59% dari kontrol (d2). Frekuensi sadap d3 menurunkan biaya 25-28% dari kontrol, d4 menurunkan biaya 41-43% dari kontrol, dan d5 menurunkan biaya 51-53% dari kontrol. Upaya penurunan biaya dapat dilakukan melalui penurunan frekuensi sadap. Adapun untuk aplikasi di lapangan, sebaiknya juga mempertimbangkan produktivitas yang diperoleh dari berbagai sistem sadap, karena produktivitas berpengaruh terhadap pendapatan dan keuntungan kebun. Seperti halnya frekuensi sadap d3, meskipun hanya mampu menurunkan biaya 25-28% dari d2, namun mampu menghasilkan produksi tertinggi dibandingkan dengan frekuensi sadap lainnya.

Keywords


penurunan frekuensi sadap, stimulan, produktivitas, penurunan biaya

References


Ardika, R., Cahyo, A. N., Wijaya, T. (2011). Dinamika gugur daun dan produksi berbagai klon karet kaitannya dengan kandungan air tanah. Jurnal Penelitian Karet, 29 (2): 102 – 109.

Dische, Z. M. (1962). Carbohydrate chemistry. Academic Press.

Gohet, E., Scomparin, C., Cavaloc, E., Balerin, Y., Benites, G., Dumortier, F.,Wiliams, H., Permadi,... and Eschbach, J.M. (2008). Influence of ethephon stimulation on latex physiological parameter and conquences on latex diagnosis implementation in rubber agro-industry. IRRDB Workshop: Latex Harvesting Technology.

Karyudi & Junaidi. (2009). Penggunaan stimulan untuk meningkatkan produktivitas tanaman karet. Makalah Pertemuan Teknis Eksploitasi Tanaman Karet 2009. Medan, 1-2 Desember.

Lacotte, R., Gabla, O., Obouayeba, S., Eschbach, J. M., Rivano, F., Dian, K. and Gohet, E. (2010). Long term effect of ethylene stimulation on the yield of rubber trees is linked to latex cell biochemistry. Field Crops Reseach, 115: 94 - 98.

Nang, N., Hai, T. V., Thanh, D. K., Luyen, P. V., Tuan, T. V., Thai, N. V., Viet, N. Q. dan Thui, K. T. (2015). The yield and latex physiological parameters on d3 and d4 tapping system of pb 260 clone at shoutheast region in Vietnam. Proceedings International Rubber Conference: “Productivity and Quality Towards A Sustainable And Profitable Natural Rubber Sector”. 2nd – 3rd November, Ho Chi Minh City. Vietnam. Agriculture Publishing House.

Rachmawan, A. & Sumarmadji. (2007). Kajian karakter fisiologi dan sifat karet klon PB 260 menjelang buka sadap. Jurnal Penelitian Karet, 25 (2): 59 – 70.

Senevirathna, A. M. W. K., Wilbert, S., Perera, S. A. P. S., dan Wijesinghe, A. K. H. S. (2007). Can tapping panel dryness of rubber (Hevea brasiliensis) be minimised at field level with better management?. Journal of the Rubber Research Institute of Sri Lanka, 88: 77 – 87.

Siregar, T.H.S., Suhendry, I. dan Sumarmadji. (2009). Manajemen sistem eksploitasi menghadapi dinamika harga karet dan biaya. Makalah Pertemuan Teknis Eksploitasi Tanaman Karet. Medan, 1-2 Desember.

Soumahin, E.F., Obouayeba, S. And Anno, P.A. (2009). Low tapping frequency with hormonal stimulation on hevea brasiliensis clone PB 217 reduces tapping manpower requiment. Journal of Animal and Plant Sciennces, 2(3): 109 – 117.

Sumarmadji. (1999). Respon karakter fisiologi dan daya hasil lateks beberapa klon tanaman karet terhadap stimulasi etilen. Disertasi. Program Pasca Sarjana. Institut Pertanian Bogor.

Sumarmadji, Rouf, A., Aji, Y.B.S. dan Widyasari, T. (2015). Optimalisasi produksi dan penekanan biaya penyadapan dengan sistem sadap intensitas rendah. Makalah workshop upaya peningkatan produktivitas, efisiensi dan pengembangan produk hilir karet non ban untuk mengatasi harga karet yang rendah. Bogor, 15-16 Desember. Pusat Penelitian Karet.

Susetyo, I.S., Ahmad, R., Widyasari, T. dan Syarifa, L.F. (2012). Studi kesesuaian lahan dan sosial ekonomi untuk pengembangan karet Perum Perhutani III, Provinsi Jawa Barat. Laporan Pelayanan. Salatiga, Balai Penelitian Getas.

Suratiyah,K. (2008). Ilmu usahatani. Jakarta. Penebar Swadaya.

Taussky, H. H. and E. Shorr. (1953). A micro colorimetric methods for the determination of inorganic phosphorus. Journal of Biology and Chemical, 202 : 675-685.




DOI: http://dx.doi.org/10.22302/ppk.jpk.v1i1.350

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Lisensi Creative Commons
Jurnal Penelitian Karet is licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Based on a work at http://ejournal.puslitkaret.co.id/index.php/jpk.

View My Stats

 

Jurnal Penelitian Karet (p-ISSN : 0852-808X ; e-ISSN : 2503-0469)

Pusat Penelitian Karet, PT. Riset Perkebunan Nusantara

Jalan Salak Nomor 1 Bogor 16151 Jawa Barat Indonesia

Telp : +62 251 8319817 ; Fax : +62 251 8324047

Email : jurnal.karet@puslitkaret.co.id