PENGARUH PEREMAJAAN DENGAN KLON UNGGUL BARU TERHADAP KELAYAKAN INVESTASI BUDIDAYA KARET

dwi shinta agustina, Eva Herlinawati

Abstract


Abstract

In condition of low rubber price currently, the planting of old rubber clone such as GT 1 should be replaced by the new high yielding clones. If smallholders replant their old rubber tree with new high yielding clone, the income could be increased and the return of investment could be shortened. This paper was aimed to present the feasibility of rubber investment of GT1 and PB260 clones at various rubber prices and economic life of the plant. From the analysis known that the planting of PB260 was more feasible compared to GT1 if tapping was conducted properly based on the recommended tapping system.

Keywords: Hevea brasiliensis, high yielding clone, feasibility, replanting, price, rubber, investment

 

Abstrak

Dengan kondisi harga saat ini, penanaman karet dengan klon-klon lama (seperti GT1) sudah harus digantikan dengan klon-klon unggul baru yang produksinya lebih tinggi. Apabila petani meremajakan kebun karet tuanya dengan tanaman karet klon unggul, pendapatan yang diterima dapat lebih baik dibandingkan dengan produksi yang diperoleh dari kebun karet tua rusak serta serta pengembalian biaya investasi lebih cepat.. Tulisan ini menampilkan kelayakan investasi tanaman karet dengan klon GT 1 dan PB260 pada berbagai tingkat harga dan umur ekonomis tanaman. Melalui informasi ini diharapkan petani dapat memperbaiki sistem sadap yang selama ini mereka lakukan. Dari hasil analisis diketahui bahwa pengusahaan klon PB260 adalah lebih menguntungkan dibandingkan dengan pengusahaan klon GT1 apabila dilakukan sesuai dengan rekomendasi teknis yang dianjurkan.

Kata kunci: Hevea brasiliensis, klon unggul, kelayakan, peremajaan, harga, karet, investasi


Keywords


Hevea brasiliensis, high yielding clone, feasibility, replanting, price, rubber, investment

References


Bukit, E. 2006. Kajian Ekonomi Penggunaan Klon Karet Anjuran Quick dan Slow Starter. Prosiding Lokakarya Nasional Budidaya Tanaman Karet, 2006, Medan, 4-6 September 2006, Balai Penelitian Sungei Putih, Pusat Penelitian Karet, p. 319-325.

Chandrasekera, L. B. 1977. The effect of the replanting cycle, tapping intensity, shortening the immature period and yield stimulation on production of natural rubber. Journal Rubber Research Institute of Sri Lanka. 54 (1) : 125-130.

Darmandono. 1992. Analisis trend penyerapan hara untuk menduga penghematan pemupukan tanaman karet tua. Risalah Penelitian. 18 : 1-13.

Gohet, E; P. Chantuma; R. Lacota; S. Obouayeba; K. Dian; A. C. Demange; D. Kurnia; dan J. M. Eschbach. 2003. Physiology Modelling of Yield Potential and Clonal Response to Ethephon Stimulation. IRRDB Workshop on Exploitation Technology. Kottayam. India.

Hashim, I. H. 1979. Exploitation of High Panel. RRIM Training Manual on Tapping, Tapping System, and Yield Stimulation og Hevea. Rubber research Institute of Malaysia.

Jayasuriya, S. K. W., dan B. Carrad. 1977. Decision making in smallholding rubber: attitutes to replanting in Sri Lanka. Journal Rubber Research Institute of Sri Lanka. 54 (1) : 381-397.

Sulaeman, S., S. H. Iskandar. 1982. Diktat Bercocok Tanam Karet. Program diploma Jurusan PLPT-Perkebunan. Institute Pertanian Bogor.

Vijayakumar, K. R., K. U. Thomas, dan R. Rajagopal. 2000. Tapping : in Natural Rubber Agromanagement and Crop processing. Rubber Research Institute of India.




DOI: http://dx.doi.org/10.22302/ppk.jpk.v1i1.362

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Lisensi Creative Commons
Jurnal Penelitian Karet is licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Based on a work at http://ejournal.puslitkaret.co.id/index.php/jpk.

View My Stats

 

Jurnal Penelitian Karet (p-ISSN : 0852-808X ; e-ISSN : 2503-0469)

Pusat Penelitian Karet, PT. Riset Perkebunan Nusantara

Jalan Salak Nomor 1 Bogor 16151 Jawa Barat Indonesia

Telp : +62 251 8319817 ; Fax : +62 251 8324047

Email : jurnal.karet@puslitkaret.co.id