RESISTENSI TANAMAN KARET KLON IRR SERI 300 TERHADAP PENYAKIT GUGUR DAUN COLLETOTRICHUM

Alchemi Putri Juliantika Kusdiana

Abstract


Penyakit gugur daun Colletotrichum merupakan salah satu penyakit penting yang dapat menyebabkan penurunan produksi lateks pada perkebunan karet. Salah satu tahapan penting dalam pelepasan klon karet baru adalah mengidentifikasi karakter sekunder seperti resistensi terhadap penyakit. Pengujian resistensi klon karet IRR seri 300 dilakukan di laboratorium dan rumah kaca dengan menggunakan rancangan acak lengkap dua faktor yaitu jenis klon (26 jenis klon) dan isolat Colletotrichum sp. (3 isolat). Selain itu, pengamatan serangan penyakit secara langsung juga dilakukan pada tanaman belum menghasilkan di lapangan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa semua isolat Colletotrichum sp. memiliki pengaruh nyata terhadap resistensi 22 klon IRR seri 300 baik di laboratorium maupun di rumah kaca. Berdasarkan hasil pengamatan pada tiga kegiatan dapat disimpulkan bahwa 13 klon karet yaitu IRR 300, IRR 301, IRR 302, IRR 307, IRR 308, IRR 309, IRR 310, IRR 311, IRR 313, IRR 315, IRR 316, IRR 318, dan IRR 321 memiliki tingkat resistensi tinggi terhadap penyakit gugur daun Colletotrichum.

Keywords


tanaman karet; penyakit gugur daun; Colletotrichum sp.; klon IRR seri 300; resistensi; Hevea

References


Febbiyanti, T. R. & Kusdiana, A. P. J. (2012). Pengaruh infeksi jamur Colletotrichum gloeosporioides terhadap kerusakan daun tanaman karet. Prosiding Konferensi Nasional Karet (pp. 251-258). Bogor: Pusat Penelitian Karet.

Fernando, T. H. P. S., Jayasinghe, C. K., & Wijesundera, R. L. C. (2000). Factors affecting spore production, germination and viability of Colletotrichum acutatum isolates from Hevea brasiliensis. Mycol. Res., 104 (6), 681-685. Diakses tanggal 7 Februari 2018 dari https://doi.org/10.1017/S0953756200002483.

Flor, H. H. (1971). Current status of the gene-for-gene concept. Annual Review of Phytopathology, 9, 275–296. doi: 10.1146/annurev.py.09.090171.001423.

Guyot, J., Omanda, E. N., Ndoutoume, A., Otsaghe, A. M., Enjalric, F., & Assoumou, H. G. N. (2001). Effect of controlling Colletotrichum leaf fall of rubber tree on epidemic development and rubber production. Crop Protection, 20, 581-590. dDoi: 10.1016/S0261-2194(01)00027-8.

Jayasinghe, C. K., Fernando, T. H. P. S, & Priyanka, U. M. S. (1997). Colletotrichum acutatum is the main cause of Colletotrichum leaf disease of rubber in Sri Lanka. Mycopathologia, 137, 53–56. doi: 10.1023/A:1006850119146.

Kusdiana, A. P. J & Febbiyanti, T. R. (2016). Pengaruh cuaca terhadap perkembangan spora udara Colletotrichum gloeosporioides penyebab penyakit gugur daun tanaman karet. Prosiding Seminar Nasional Dies Natalis ke-53 Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya (pp. Pertanian 11-21). Palembang: Fakultas Pertanian, Universitas Sriwijaya.

Kusdiana, A. P. J. & Oktavia, F. (2014). Resistensi plasma nutfah IRRDB 1981 terhadap penyakit gugur daun Colletotrichum. Prosiding Seminar Dies Natalis Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya ke-51 tahun 2014 (pp. 48-55). Palembang: Fakultas Pertanian, Universitas Sriwijaya.

Kusdiana, A. P. J., Syafaah, A., & Febbiyanti, T. R. (2017). Resistance of rubber clones recommended in Indonesia to Corynespora and Colletotrichum leaf fall diseases. Proceedings of International Rubber Conference 2017 (pp. 811-821). Bogor: Indonesian Rubber Research Institute.

Manju M. J., Benagi V. J., Shankarappa T. H., Vinod K. K., & Jacob C. K. (2015). Major disease of Hevea brasiliensis in rubber growing regions of South India. Environment & Ecology, 33 (3A), 1299-1302. Diakses pada tanggal 7 Februari 2018 dari .Manju, M. J., Benagi, V. J., Shankarappa, T. H., Jacob, C. K., & Vinod, K. K. (2014). Dynamics of Corynespora Leaf Fall and Colletotrichum Leaf Spot Diseases of Rubber Plants (Hevea brasiliensis). J Mycol Plant Pathol, 44(1), 108-1112. Diakses tanggal 7 Februari 2018 dari https://www.researchgate.net/publication/262872196

Munir, M., Suryaningtyas, H., Situmorang, A., & Febbiyanti, T. R. (2009). Resistensi klon IRR seri 100 terhadap penyakit gugur daun Corynespora dan Colletotrichum. Prosiding Lokakarya Nasional Pemuliaan Tanaman Karet (pp. 262-268). Bogor: Pusat Penelitian Karet.

Narayanan, C. & Mydin, K. K. (2012). Breeding for disease resistance in Hevea spp. - status, potential threats, and possible strategies. Proceedings of the 4th International Workshop on Genetics of Host - Parasite Interactions in Forestry (pp. 240-251). Albany, CA: Pacific Southwest Research Station, Forest Service, U.S. Department of Agriculture.

Pawirosoemardjo, S. (2004). Manajemen pengendalian penyakit penting dalam upaya mengamankan target produksi karet nasional tahun 2020. Prosiding Pertemuan Teknis (pp. 21-45). Palembang: Pusat Penelitian Karet.

Pawirosoemardjo, S. 1984. Beberapa aspek hububang patogen-inang dalam penyakit gugur daun Colletotrichum pada Hevea brasiliensis Muell Arg. (Disertasi, Institut Pertanian Bogor, Indonesia). Diakses dari https://repository.ipb.ac.id

Sangu, S.S. & Muid, S. (2016). Effects of Inoculum Concentrations of Colletotrichum gloeosporioides on Disease Development and Severity on Leaves of Rubber Tree (Hevea brasiliensis). Borneo Journal of Resource Science and Technology, 6(1), 50-54.

Shufen, F., Gang, G., & Fucong, Z. (1999). General situation of anthracnose of rubber trees and its researches in China. Proceedings of IRRDB Symposium 1999 (pp. 288-297). Hainan: Hainan Publishing House.

Sinaga, M. S. (2006). Dasar-Dasar Ilmu Penyakit Tumbuhan. Jakarta: Penebar Swadaya.

Situmorang, A., Sinaga, M. S., Suseno, R., Hidayat, S. H., Siswanto, & Darussamin, A. (2004). Status dan manajemen pengendalian penyakit gugur daun Corynespora di perkebunan karet. Prosiding Pertemuan Teknis (pp. 97-118). Palembang: Balai Penelitian Sembawa.

Tan, A., & Tan, A. M. (1996). Genetic studies of leaf diseases resistance in Hevea. J Nat Rubb Res, 11(2), 108-114.

Woelan, S., Aidi-Daslin, Lasminingsih, M., & Suhendry, I. (2009). Evaluasi keragaan klon karet IRR seri 200 dan 300 pada tahap pengujian. Prosiding Lokakarya Nasional Pemuliaan Tanaman Karet (pp. 84-106). Bogor: Pusat Penelitian Karet.

Woelan, S., Sayurandi, & Pasaribu, S.A. (2012). Keragaan klon IRR seri 300 dan 400 di pengujian plot promosi. Warta Perkaretan, 31 (1), 1-9.




DOI: https://doi.org/10.22302/ppk.jpk.v36i2.555

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejournal.puslitkaret.co.id/index.php/jpk.

View My Stats 

Pusat Penelitian Karet

(Indonesian Rubber Research Institute)

PT. Riset Perkebunan Nusantara

Jalan Salak Nomor 1 Bogor 16151

Jawa Barat Indonesia