BEBERAPA SISTEM SADAP ALTERNATIF PADA KLON BPM 24

Eva Herlinawati, Martini Aji, Kuswanhadi Kuswanhadi

Abstract


Penyadapan yang tidak benar akan menghasilkan kulit pulihan yang buruk dan rendah produksinya. Beberapa alternatif sistem sadap perlu diteliti antara lain aplikasi stimulan, sistem sadap ganda, dan irisan sadap pendek.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh beberapa alternatif sistem sadap terhadap karakter fisiologi, pertumbuhan, dan produksi klon BPM 24. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Balai Penelitian Sembawa, menggunakan klon BPM 24, dan rancangan acak kelompok dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa irisan ganda (S/4 U d3 ET2.5% Ga1 12/y (m) + S/2 d3 dan S/4 U d3 ET 2.5% Ga1 12/y (m) + S/4 d3 ET2.5% 12/y (m)) tidak mampu meningkatkan produksi dibanding sistem konvensional (S/2 d3). Kombinasi antara irisan pendek dan stimulasi justru menurunkan produksi karet kering. Irisan ganda menurunkan kadar karet kering (KKK) dan pertumbuhan lilit batang.

Keywords


irisan ganda, S/2, irisan pendek, produksi, KKK, lilit batang, sukrosa, fosfat anorganik, tiol, stimulan, lateks, Hevea, sistem sadap



DOI: https://doi.org/10.22302/ppk.jpk.v36i2.558

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejournal.puslitkaret.co.id/index.php/jpk.

View My Stats 

Pusat Penelitian Karet

(Indonesian Rubber Research Institute)

PT. Riset Perkebunan Nusantara

Jalan Salak Nomor 1 Bogor 16151

Jawa Barat Indonesia