PENGUJIAN BEBERAPA BAHAN AKTIF FUNGISIDA TERHADAP BEBERAPA PATOGEN GUGUR DAUN KARET SECARA IN VITRO

Authors

  • Tri Rapani Febbiyanti Sembawa Research Center, Indonesian Rubber Research Institute

DOI:

https://doi.org/10.22302/ppk.jpk.v43i2.1171

Abstract

Gangguan akibat penyakit daun pada tanaman karet menyebabkan kerugian secara langsung maupun tidak langsung. Kerugian langsung yaitu berupa pengeluaran biaya untuk pengendalian sedangkan tidak langsung berupa berkurangnya atau bahkan sampai kehilangan keuntungan akibat turunnya produksi karet. Pada percobaan ini dilakukan uji bahan aktif fungisida Penflufen, Fluopyram, Tebuconazole, Trifloxistrobin, Propineb, Hexaconazole terhadap patogen penyebab PGD Pestalotiopsis, PGD Colletotrichum, PGD Corynespora dan PGD Oidium. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pengujian secara in vitro untuk Pestalotiopsis sp., C. gloesporioides, C. casiicola dan pengujian lapangan untuk PGD Oidium. Konsentrasi fungisida yang digunakan adalah 0; 0,5; 1; 5; 10; 20; 40 ppm. Fungisida berbahan aktif Tebukonazole dengan konsentrasi 20 dan 40 ppm, Trifloxistrobin dengan konsentrasi 20 dan 40 ppm serta Propineb dengan konsentrasi 40 ppm mempunyai efektivitas daya hambat lebih dari 80% terhadap Pestalotiopsis sp. Fungisida berbahan aktif Tebukonazole dengan konsentrasi 20 dan 40 ppm mempunyai efektivitas daya hambat lebih dari 80% terhadap C. gloesporoides.Fungisida berbahan aktif Propineb dengan konsentrasi 40 ppm mempunyai efektivitas daya hambat lebih dari 80% terhadap C. casiicola.

References

BPS. 2020. Luas Tanaman Perkebunan Besar Menurut Jenis Tanaman (Ribu Hektar), 2018-2020. Diakses dari https://www.bps.go.id/indicator/54/1847/1/luas-tanaman-perkebunan-besar-menurut-jenis-tanaman.html.

Crueger, W. & Crueger, A. 1984. Biotechnology A Text Book of Industrial Microbiology. Translate by Caroline Haessly. Science Tech. Madison. 308 p.

Febbiyanti, T.R., dan Fairuza, Z. 2019. Identifikasi Penyebab Kejadian Luar Biasa Penyakit Gugur Daun Karet Di Indonesia. Jurnal Penelitian Karet, 37 (2) : 193 – 206.

Febbiyanti, T.R. 2019. Severe Outbreak of Pestalotiopsis Leaf Disease in South Sumatra : The Need for International Coope ration. The MRB-IRRDB Workshop. Mahkota Hotel. Melaka, Malaysia.

Febbiyanti, T.R., dan Tistama, R. 2021. Kondisi Fisiologis Dan Produksi Tanaman Karet Yang Terserang Pestalotiopsis Dengan Pemberian Pupuk Dan Aplikasi Fungisida. Jurnal Penelitian Karet, 39 (2) : 125 – 136.

Hulfa, M. 2019. Uji Efektivitas Ekstrak Daun Kersen (Muntingia calabura) dalam Menghambat Fungi Colletotrichum gloeosporioides pada Buah Pepaya Secara In Vitro dan In Vivo. Skripsi. Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Bandar Lampung.

Kementerian Pertanian. 2020. Outlook Komoditas Perkebunan Karet 2020. Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian. Sekretaris Jenderal, Kementerian Pertanian. Diakses dari http://epublikasi.pertanian.go.id/download/file/565-outlook-karet-2020.

Putranto, R. A. 2013. Menguak rahasia penyakit fisiologis Kering Alur Sadar (KAS) pada tanaman karet menggunakan teknik analisis ekspresi gen debit tinggi. www.ibriec.org 1(1): 4-6. Diakses dari https://www.iribb.org/images/stories /artikel/IBRIEC_01010406_RAP_final.pdf.

Sonyal, S., Giri, M.S., Mahesha, H. S, Palanna, K. B., Hurakadli, M.S. & Pappachan, A. 2015. Effect of fungicides on growth of Ceratocystis fimbriata ELL. and Halst. causing wilt in pomegranate. Int. J. Pure App. Biosci. 3 (4): 28—32. ISSN: 2320-7051.

Published

2025-12-31

How to Cite

Febbiyanti, T. R. (2025). PENGUJIAN BEBERAPA BAHAN AKTIF FUNGISIDA TERHADAP BEBERAPA PATOGEN GUGUR DAUN KARET SECARA IN VITRO . Jurnal Penelitian Karet, 43(2). https://doi.org/10.22302/ppk.jpk.v43i2.1171

Issue

Section

Original Research Article