IDENTIFIKASI KLON-KLON KARET BERDASARKAN VARIASI KARAKTERISTIK DAUN

Authors

  • Syarifah Aini Pasaribu Balai Penelitian Sungei Putih Pusat Penelitian Karet P.O. Box 1415 Medan 20001 Sumatera Utara
  • Irwan Suhendry Balai Penelitian Sungei Putih Pusat Penelitian Karet P.O. Box 1415 Medan 20001 Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.22302/ppk.jpk.v36i1.552

Keywords:

Daun, identifikasi klon, karet, leafgram, stadia pertumbuhan

Abstract

Identifikasi klon sejak awal dimulai dari entres, bibit polibeg dan tanaman muda, yang berfungsi untuk mendapatkan tanaman yang murni dan asli secara genetik.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi klon berdasarkan karakteristik daun dengan teknik komputer dan leafgram serta mengetahui konsistensinya di beberapa daerah yang berbeda. Penelitian terdiri dari tiga seri pengujian, yaitu: 1) mempelajari pengaruh klon dan stadia pertumbuhan terhadap variabilitas karakteristik daun karet pada 5 klon (PB 260, IRR 118, IRR 42, BPM 1, PB 330) di pembibitan. 2) teknik pengukuran (Digital dan Leafgram) pada 7 klon (IRR 5, IRR 104, IRR 112, PB 217, PB 340, BPM 107, BPM 109), dan 3) konsistensi karakter daun di tiga daerah berbeda (Sungei Putih, Tanah Besi dan Parau Sorat, Provinsi Sumatera Utara) klon PB 260. Data dianalisis dengan rancangan petak tersarang dan acak kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik daun dipengaruhi oleh interaksi klon dan stadia pertumbuhan. Karakteristik daun suatu klon berbeda diantara stadia pertanaman, kecuali P/TL, TL/TP, vena alami, dan A/B layang, karena diduga tidak dipengaruhi lingkungan tumbuh. Teknik identifikasi klon secara ”digital” dapat digantikan dengan teknik “leafgram”. Parameter-parameter alami yang diamati terlihat tidak berbeda nyata diantara kedua teknik tersebut. Pengamatan di tiga daerah yang berbeda terlihat menunjukkan karakteristik daun yang sama .

Downloads

Published

2018-05-21

Issue

Section

Original Research Article